MENGAPA TIDAK DARI DULU ?

Waktu berlalu begitu cepat, meninggalkan dia yang tak siap
seharusnya aku berdiri tegap
menembus batas segala problemitasku
tapi kadang aku berdiri di atas satu kaki

aku percaya, aku bisa menghantam balik mereka
yang selalu mengintai kelemahan kita
bukan saling menajamkan besi kewaspadaan kita

sampai di mana kita harus maju kawan ?
Lanjutkan saja erangan idealisme itu
awasi musuh dalam selimutmu di ketiak kala kamu tertidur

dia akan menekanmu saat kesadaran mimpimu naik
dan kau pun tergagap bisu
menggapai gapai pintu pertolongan
tapi yang terbuka adalah pintu kesadaran diri

belum terlambat berubah
dunia masih akan menanti
atau malah tidak ada yang diubah dalam penantianmu itu

karena semua adalah ilusi megalomania egoisme manusia

lupakan kemanusiaanmu
jadilah bintatang dalam kerjamu.

Dan kaupun akan tahu.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.